Eternal Verses of Amphoreus

Eternal Verses of Amphoreus
Eternal Verses of AmphoreusIstilahEternal Verses of Amphoreus
KelangkaanRaritystrRaritystrRaritystrRaritystrRaritystr
StatsRelic, Link Rope
SumberDivergent Universe: Ekstraksi Planar Ornament
“Omni-Synthesizer” – Synthesis Relic
Set Relic
Amphoreus, The Eternal Land
Amphoreus, The Eternal Land
Efek Set Relic2: Meningkatkan 8% CRIT Rate pengguna. Saat Memosprite pengguna berada di medan pertempuran, SPD seluruh rekan tim meningkat 8%. Efek ini tidak dapat ditumpuk.
Level Maksimal15
CeritaDi akhir cerita, data dari tiga puluh juta kehidupan menjelma menjadi puisi yang utuh, dan masa-masa yang dituliskan oleh sang penulis akan senantiasa hidup dalam kenangan galaksi, takkan pernah pudar.

Daftar Isi
Stats
Gallery
Cerita

Stats

+15
Stats Dasar
Class Break Effect
64.8%
Class Energy Regeneration Rate
19.44%
Class HP
43.2%
Class ATK
43.2%
Class DEF
54%
Sub-Stats
Class HP
203.22 ~ 228.62 ~ 254.03
Class ATK
101.61 ~ 114.31 ~ 127.01
Class DEF
101.61 ~ 114.31 ~ 127.01
Class HP
20.74% ~ 23.33% ~ 25.92%
Class ATK
20.74% ~ 23.33% ~ 25.92%
Class DEF
25.92% ~ 29.16% ~ 32.4%
Class SPD
12 ~ 13.8 ~ 15.6
Class CRIT Rate
15.55% ~ 17.5% ~ 19.44%
Class CRIT DMG
31.1% ~ 34.99% ~ 38.88%
Class Effect Hit Rate
20.74% ~ 23.33% ~ 25.92%
Class Effect RES
20.74% ~ 23.33% ~ 25.92%
Class Break Effect
31.1% ~ 34.99% ~ 38.88%

Cerita

Di dalam puisi berjudul "Amphoreus", waktu adalah lembarannya, dan kekacauan adalah pembukaannya. Darah emas mengukir jejak perlawanan, dan para pahlawan yang mengejar api memimpin upaya besar penciptaan.

Bab "Perjalanan", menyampaikan pesan penyelamatan dunia, dan ribuan hari esok terbit perlahan-lahan.
Bab "Hukum", beradu melawan para dewa, agar dunia mampu berdiri mandiri di antara bintang-bintang.
Bab "Samudra", sekalipun ombak hancur, dengan teguh melawan kehampaan selama seribu tahun.
Bab "Romansa", memimpin Perjalanan Pengejaran Api, dan benang emas menenun masa depan bagi semua orang.
Bab "Pertikaian", penaklukan yang diwarnai darah dan api, serta luka-luka yang mengukir kemuliaan dalam kesepian.
Bab "Tipu Muslihat", kebohongan yang membungkus ketulusan, meneruskan cahaya dalam malam abadi.
Bab "Kehidupan dan Kematian", memeluk jiwa yang tersesat, serta membuat siklus hidup dan mati terus bergulir.
Bab "Rasionalitas", mengorbankan hidupnya untuk api, sementara jiwa mempertanyakan kebenaran dunia.
Bab "Langit", secercah cahaya menyembuhkan hati, menambal fajar dan senja dengan kehendak manusia.
Bab "Penopang Dunia", api amarah membakar penjara, dan pahlawan membawa cahaya fajar.
Bab "Bumi", melebur garis keturunan Permanence, serta melindungi makhluk yang mengembara di bumi.
Bab "Waktu", menjaga jutaan masa lalu, sebagai penghormatan terhadap kenangan yang tak terlupakan.
....


Selama tiga puluh juta kehidupan, seorang gadis menggenggam pena dan memelihara "hati" yang polos dengan memori. Tiga belas warna akhirnya melebur menjadi warna "kasih".
Ketika bintang jatuh melintasi angkasa, pahlawan dari luar angkasa mengambil alih pena tersebut dan memulai kembali Perjalanan Pengejaran Api bersama rekan-rekannya. Dengan cara "Trailblaze", mereka menuliskan akhir yang berbeda dari sebelumnya.
Di akhir cerita, bunga-bunga bermekaran di tanah kemurnian yang abadi.
Di kala malam, cahaya bintang berkilauan, dan di kala siang, orang-orang terbangun sambil mengusap sudut mata mereka. Angin barat bertiup lembut, dan orang-orang saling mengucapkan selamat pagi, sama seperti selama tiga puluh juta kehidupan sebelumnya.
Di sini, cerita menuliskan tanda titik, bagai matahari yang tak lagi menyilaukan mata, bagai kompas "Trailblaze", juga bagai mata yang dipenuhi kasih sayang.

"Di dunia ini, mereka menyatukan darah emas yang membara ke dalam tubuh mereka.
Akankah takdir masa depan mengingat nama mereka?"

Kini, pertanyaan dalam puisi itu telah mendapatkan jawabannya.
Memori yang terbangun di saat fajar tidak akan melupakan ... nama Amphoreus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TopButton